Javascript.Sejarah dan contohnya di HTML

Javascript

    JavaScript adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi dan dinamis. JavaScript populer di internet dan dapat bekerja di sebagian besar web populer seperti Google Chrome, Internet Explorer, Mozilla Firefox, Netscape dan Opera. Kode JavaScript dapat disisipkan dalam halaman web html menggunakan tag SCRIPT.

    Awal Terbentuknya Javascript

    


Brendan Eich Pencipta JavaScript

    Javascript diciptakan oleh Brendan Eich.Brendan Eich ditarik oleh Netscape Navigator untuk mengembangkan bahasa pemrograman yang bisa berjalan di web browser. 

    Awalnya Netscape ingin membuat browsernya lebih interaktif. Saat itu sebenarnya sudah ada Java yang bisa berjalan di browser dengan Java Applet. Namun Netscape ingin membuat bahasa scripting yang langsung berjalan di browser. Akhirnya Brandan Eich bergabung untuk mengembangkan bahasa pemrograman yang saat itu dinamakan Mocha yang kelak berganti nama menjadi liveScript.
    Netscape saat itu ingin menguasai pangsa browser. Karena itu dia berkongsi dengan SUN Microsystem. Sebelum diakuisisi oleh Oracle, Sun Microsystem adalah pemilik java.
    Sun Microsystem mengusulkan supaya nama diubah menjadi JavaScript dengan tujuan supaya lebih cepat diterima pasar. Saat itu orang-orang sudah mengenal nama Java, sehingga JavaScript akan lebih mudah diterima oleh masyarakat pada jaman itu.dan benar it’s work

    Microsoft Mendengar Ketenaran JavaScript,

Saat itu Microsft sedang mengembangkan Internet Explorer untuk melengkapi sistem operasi Windows milik mereka. Mendengar Netscape mengembangkan JavaScript. Microsoftpun tidak tinggal diam.Mereka mengembangkan bahasa scripting serupa yang berjalan di Internet Explorer. Karena nama JavaScript sudah digunakan dan dipatenkan. Maka Microsoft harus menggunakan nama lain. Alih-alih membuat nama yang keren dan lain dari pada yang lain, Microsoft malah menggunakan nama JScript untuk bahasa scriptingnya.

EcmaScript
Dikarenakan adanya persaingan Microsoft dan Netscape. Akhirnya yang menjadi korban adalah programmer. Programmer harus membuat 3 scripting untuk tiap browser. JScript di Internet Explorer, sedangkan Netscape memiliki 2 versi JavaScript. JavaScript 1.0 dan JavaScript 1.1.

Akhirnya pada tahun 1997 Javascript 1.1 diajukan ke lembaga standarisasi eropa European Computer Manufacturers Association (ECMA) supaya dibuatkan standart pemrograman web browser. Kemudian dibuatlah komite yang terdiri dari beberapa perusahaan teknologi seperti Netscape, Sun, Microsoft dan beberapa perusahaan teknologi lainnya untuk membuat standart yang disepakati bersama. Sejak saat itu perang tanding scriptingpun berakhir. Semua senang, programmer senang.
 
Komite programmer ini menghasilkan bahasa pemrograman baru bernama EcmaScript. kemudian 1 tahun kemudian lembaga ISO (International Standart Organization) mengadopsi EcmaScript sebagai standart. Sejak saat itu semua browser menggunakan Ecma Script sebagai standart di browser mereka.

EcmaScript  versi 1- 3

Nama resmi dari EcmaScript adalah EcmaScrip-262. Versi pertama dirilis pada tahun 1997 yang mengambil dari kode JavaScript 1.1, kemudian pada diperbarui pada tahun 1998 dengan keluarnya EcmaScript versi 2. Tidak banyak perubahan pada EcmaScript versi 1 dan 2, hanya pada editorialnya. Pada tahun 1999 EcmaScript kembali diperbarui menjadi EcmaScript versi 3. Penambahan fitur pada EcmaScript versi 3 adalah regular regex dan perintah try catch.
 
EcmaScript versi 5

Pada tahun 2009 akhirnya EcmaScript versi 5 dirilis dengan berbagai tambahan fitur seperti strict mode, dukungan terhadap JSON, penambahan perintah String.trim(), String.isArray() dan Array Iteration Methods dan juga fitur-fitur lainnya.
 
Pada tahun 2011, Ecmascript diperbarui kembali dengan nama EcmaScript versi 5.1. Pada versi ini hanya ada perubahan pada editorial saja.
 
EcmaScript versi 6

EcmaScript 6 keluar pada tahun 2016. pada versi ini terdapat beberapa perubahan yang berdampak sampai sekarang.  Di Versi ini ada 2 update yang aku garis tebal
Diperkenalkan perintah "let" untuk menggantikan perintah var. Meski menurutku agak terlambat. Karena para programmer terlanjur terbiasa dengan perintah "var". Namun patut diapresiasi. Seperti yang kita tahu, perintah "var" adalah variable global. dan yang global-global itu tidak bagus, karena bisa memicu kesalahan atau bug. Perintah "let" adalah deklarasi variable yang berlaku lokal.
penerapan Arrow Function dalam mendefinisikan function. dengan menggunakan Arrow Function kita bisa lebih hemat mengetik, karena kita tidak perlu menulis kan perintah function dengan lengkap. Selain itu kalau kamu belajar reactjs dan react native, kamu akan bertemu denga Arrow Function.

 

Kelebihan Javascript

Sebagai sebuah bahasa pemrograman yang banyak digunakan dalam mengembangkan sebuah aplikasi dan juga website, maka tentu saka javascript memiliki beberapa kelebihan dan juga keunggulan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan juga keunggulan dari bahasa pemrograman JavaScript.

 

Tidak membutuhkan resource memory besar (ringan dan kecil)

Kelebihan dan keunggulan pertama dari bahasa pemrograman Javascript adalah dari hal resource memorynya.Karena tidak membutuhkan space besar, pastinya penggunaan RAM akan semakin simple. Selain itu.bagi user, aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Javascript ini juga dapat dijalankan dengan lebih mudah, dan sangat pas untuk aplikasi yang digunakan sehari-hari.

 
Mudah untuk dipelajari

bahasa pemrograman Javascript ini adalah salah satu jenis bahasa pemrograman yang sangat mudah untuk dipelajari.beberapa sekolah dan kursus mengenai bahasa pemrograman, Javascript adalah salah satu jenis bahasa pemrograman yang wajib dipelajari dan dikuasai oleh para siswa peserta pendidikan tersebut.

 

Dinamis

Dinamis adalah keunggulan dan kelebihan berikutnya dari bahasa pemrograman Javascript. Javascript adalah salah satu bahasa pemrograman yang dinamis diantara banyak bahasa pemrograman lainnya. Dinamin disini adalah fleksbilitas dari pengembangan aplikasi yang berbasis Javascript.

 

Multi platform, bisa dijalankan di banyak sistem operasi

Multi platform berarti sebuah aplikasi yangmenggunakan bahasa pemrograman Javascript bisa dibuat dengan basis sistem operasi apapun, termasuk diantaranya dalaah sistem operasi yang populer digunakan secara umum, seperti sistem operasi Windows, Linux, Android, dan berbagai macam sistem operasi lainnya,.

 

Mudah untuk dikembangkan

Kelebihan berikutnya dari bahasa pemrograman Javascript ini adalah mudah untuk dikembangkan. Ketika suatu aplikasi sudah selesai dibuat dengan menggunakan basis bahasa pemrograman Javascript, maka aplikasi tersebut bisa dengan mudah dikembangkan.

 

 

Kekurangan Javascript

Berikut ini adalah beberapa kekurangan dari bahasa pemrograman Javascript:

 

Script yang digunakan pada Javascript tidak terenkripsi

Meskipun Javascript adalah bahasa pemrograman yang simple dan mudah dikembangkan, namun ternyata hal ini kontras dengan kemampuan enkripsi dari bahasa pemrograman Javascript. Aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman berbasis Javascript memiliki enkripsi yang lemah, dan cenderung tidak terenkripsi.

 

Bukan untuk pengembangan aplikasi stand alone

Merupakan kelemahan, yang juga dampak dari tidak terenkripsinya aplikasi berbasi bahasa pemrograman Javascript. Dengan tingkat keamanan yang sangat rendah, hal ini membuat bahasa pemrograman Javascript hanya bisa dioptimalkan pada sebuah aplikasi yang tergantung pada aplikasi lain.

 

Contohnya adalah aplikasi pada sebuah web browser. Aplikasi javascript ini hanya bisa dijalankan, ketika user sudah menjalankan aplikasi web browser terlebih dahulu, sehingga hal ini menyebabkan aplikasi Javascript bukan merupakan aplikasi yang mandiri atau stand alone, tapi harus bergantung pada aplikasi lain agar dapat berjalan dengan optimal. Terlebih saat menggunakan browser tentunya user memilih web browser terbaik agar lebih memudahkan dalam mengakses internet.

 

Memiliki keterbatasan objek

Kelemahan berikutnya dari bahasa pemrograman javascript ini adalah terbatasnya objek. Hal in ijuga dipengaruhi oleh kondisi umum dari bahasa pemrograman Javascript yang sanga simple dan juga sederhana, sehingga tentu saja hal ini akan sanga mempengaruhi fitur – fitur yang dimiliki oleh bahasa pemrograman avascipt ini.

 

Contoh penggunaan Javascript pada html


    <script>alert( 'Hai kamu.text ini dibuat dengan javascript lho' );
    document.write("Hallo bang Text ini dibuat dengan javascript");</script>

Tag diatas adalah embed a client-side script (JavaScript).

apabila di run menggunakan live server maka akan muncul 

Apabila di tekan tombol OK maka

loh kak di HTML nya kan ada tag h1?kok nggak termasuk javascript?bukan javascript kah?

    <h1>Kalo yang ini dibuat dengan tag HTML</h1>

Ya benar,h1 bukan termasuk tag javascript melainkan tag HTML.

Selain itu,saya juga sudah menambahkan javascript sederhana di bloh ini

Coba klik tulisan keajaiban dibawah,siapa tahu muncul keajaiban





Tentang saya

Kartiko Damarjati
Prodi D3 Manajemen Informatika
Kelas 2E
Contact :  

Copyright Kartiko 2022
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Internet

Ide Pekerjaan sampingan untuk mahasiswa IT